Manakah nikmat Tuhanmu yang kau ragukan ?

Sikap terlayak bagi manusia, dalam relasinya dengan Allah, adalah syukur. Telah berlimpah nikmat yang dianugerahkan untuk manusia. “Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya,” kata Allah. (al-Nahl : 18) Karena Maha Pemurah (al-Rahman) Allah itulah, maka layaklah Allah menanyakan kepada kita : manakah nikmat Rabb-Mu yang kau dustakan ? Di Surat al-Rahman, yang berjumlah 78 surat, Kalimat ini, sebagai ayat, terulang 31 kali. Di tempat lain, surat al-Najm : 55), dengan nada yang sama Allah bertanya : manakah nikmat rabb-mu yang kau ragukan ? Salah satu prototype insan yang bersyukur adalah Sulaiman. Segalanya telah Allah berikan, mulai dari kerajaan besar nan kuat, hingga bangsa Jin pun tunduk dibawah kakinya, sampai harta kekayaan yang meruah. Namun dengan semua nikmat tersebut Sulaiman berkata,”ini termasuk karunia rabb-ku untuk mencoba aku apakah aku mensyukurinya atau mengkufurinya.” (al-Naml : 27).  Sesungguhnya, Allah tak butuh syukur kita, kitalah yang butuh mensyukuri apa yang telah Dia anugerahkan. “Barangsiapa bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur pada dirinya sendiri.” Kata Allah. (al-Naml :27)

Wa Allah a’lam bi al-shawwab

Jakarta, 19 Februari 2004

Iklan

2 thoughts on “Manakah nikmat Tuhanmu yang kau ragukan ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s