ISLAM-RAMAH

Agustus 8, 2008

NEGARA

Filed under: FILSAFAT — ruhullah @ 9:14 am

Apakah negara itu? Negara (Jerman: staat, Inggris: state) punya dua arti. Pertama, masyarakat atau wilayah yang merupakan satu kesatuan politis. Kedua, lembaga pusat yang menjamin kesatuan politis itu, yang menata dan menguasai wilyah itu. Negara yang kita kaji adalah dalam pengertian kedua.

 

Ada satu fungsi formal negara, yakni mempermaklumkan, menerapkan, dan menjamin, seperlunya secara memaksa, keberlakuan aturan-aturan kelakuan bagi seluruh masyarakat. wewenang dan kekuasaan negara tersebut didapat dari pengakuan masyarakat.

 

Singkatnya, suatu masyarakat disebut negara apabila dikuasai oleh sebuah lembaga pusat yang mampu untuk mempermaklumkan dan menerapkan norma-norma kelakuan, dan untuk menjamin ketaatan segenap anggota masyarakat terhadap aturan-aturan itu, seperlunya dengan mempergunakan kekuatan fisik, dan apanila pelaksanaan kemampuan itu oleh masyarakat yang bersangkutan dianggap sah.

 

Ciri utama negara adalah kedaulatan. Kedaulatan adalah hak kekuasaan mutlak, tertinggi, tak terbatas, tak tergantung, dan tak terkecuali.

 

Kedaulatan terbagi dua:

Kedaulatan ke dalam. Maksudnya, masalah apa saja bisa ditentukan menjadi bahan penentuan negara, dan negara tidak bergantung pada pihak yang memiliki wewenang lebih tinggi.

a.      Kedaulatan wewenang. Wewenang adalah kesanggupan dan hak untuk melakukan sesuatu. Kedaulatan wewenang berarti neagra memiliki wewenang untuk memperluas atau mempersempit cakupan wewenang. Karena itu, kedaulatan wewenang disebut juga wewenang wewenang (competence of competence).

b.      Kesatuan kekuasaan negara. Artinya, tidak ada lembaga lain dalam satu negara yang memiliki kedaulatan wewenang kecuali negara.

 

Kedaulatan ke luar. Maksudnya, tidak ada pihak dari luar negara yang berhak mengatur sesuatu dalam wilayah negara itu. Ada dua patokan kedaulatan ke luar. Pertama, patokan kekebalan yaitu: sebuah negara tidak boleh dimasuki dalam bentuk apapun oleh negara lain. Kedua, patokan kesamaan kesanggupan semua negara untuk menciptakan hukumnya sendiri dan untuk bertindak atas nama negara itu sendiri.

 

(Ringkasan Perkuliahan)

 

 

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: