ISLAM-RAMAH

Juli 25, 2008

CABANG UTAMA FILSAFAT

Filed under: FILSAFAT — ruhullah @ 3:20 am

Filsafat secara umum terbagi dua: filsafat teoritis dan filsafat praktis. Yang termasuk filsafat teoritis adalah: ontologi (metafisika), dan epistemologi. Sedangkan aksiologi adalah filsafat praktis.

 

Ontologi

Ontologi kerap disebut juga metafisika atau filsafat pertama. Kata ontologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu on atau ontos yang berarti ada atau keberadaan dan logos yang bermakna studi atau ilmu tentang. Karena itu, ontologi berarti ilmu tentang ada. Dengan kata lain, ontologi adalah cabang filsafat yang mengupas masalah ada.  Pertanyaan dasar dalam diskursus ontologi adalah apa hakekat Ada?

 

Epistemologi

Kata epistemologi berasal dari bahasa Yunani episteme ( pengetahuan , ilmu pengetahuan) dan logos (pengetahuan, informasi).  Jadi, epistemologi dapat berarti “pengetahuan tentang pengetahuan” atau teori pengetahuan. Singkatnya, epistemologi adalh cabang filsafat yang membahas tentang pengetahuan. Pertanyaan dasar dalam wacana filsafat adalah apakah pengetahuan itu? Bagaimana metode mendapatkannya? Bagaimana membuktikan kebenaran suatu pengetahuan?

 

Aksiologi

Aksiologi berakar kata axios (layak,pantas), dan logos (ilmu, studi mengenai).  Jadi, aksiologi adalah studi filosofis tentang hakikat nilai-nilai.  Karena itu, aksiologi mempermasalahkan apakah nilai subjektif? Apakah nilai itu kenyataan? objektifkah nilai-nilai itu? Namun, Pertanyaan dasariah aksiologi sendiri adalah apakah yang seharusnya saya lakukan?

 

Kegunaan Filsafat

Pertama, sebagai matter scientiarum, filsafat melahirkan, merawat dan mendewasakan ilmu.  Kedua, filsafat membantu ilmu untuk menjawab masalah yang tak bisa terjawab.  Seperti dimaklumi, ilmu memiliki keterbatasan baik dari sisi nilai kebenaran (relatif dan tentatif) maupun dari sisi spesialisasai bidang, tidak mempersoalkan asas dan hakikat realitas. Dalam konteks ilmu-ilmu,  filsafat berperan menjadi  jembatan antar disiplin ilmu dan memeriksa, mengevaluasi, mengoreksi dan menyempurnakan prinsip-prinsip asasi ilmu pengetahuan. Ketiga, bagi kehidupan praktis, filsafat membantu melakukan refleksi-pikiran dalam menetukan nilai dan norma kehidupan. Keempat, filsafat pun mengantarkan manusia untuk mampu berfikir jernih, terang dan jelas hingga menuntun manusia untuk melakukan tindakan yang benar dan tepat.

1 Komentar »

  1. Saya cari topik tentang ilmu, filsafat dan kehidupan. Bagaimana hubungan antara ke tiganya.

    Komentar oleh Diah Elmawati — September 13, 2008 @ 5:32 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: